![]() |
GIRI MENANG - Akhirnya, 21 kepala sekolah (kasek) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat dimutasi. Rotasi yang dilaksanakan di SKB Tematik Gerung Lobar bukan hanya sekedar untuk mengisi kekosongan saja, namun beberapa kasek digeser. Tercatat 14 muka baru yang menjadi kasek tahun ini. Diantaranya tiga jenjang SMP, sepuluh tingkat SD dan satu di TK. Selebihnya muka lama yang dilakukan pergeseran.
“Rotasi ini pada intinya untuk mengisi kekosongan saja,” kata Kepala Dinas Dikbud Lobar H Ilham, kemarin (21/9).
Dijelaskan, mutasi terutama di sekolah baru dan kepala sekolah yang pensiun. Tercatat tahun ini ada 14 sekolah TK, SD, dan SMP yang kosong alias tanpa kasek. Saat ini ada tiga sekolah baru yang dibangun di Sekotong yaitu SMPN 5 Sekotong, SMPN 6 Sekotong, dan SMPN 4 Sekotong. Sementara untuk SD ada 10 sekolah yang kosong. Diantaranya empat orang pensiun, tiga orang sakit dan mengundurkan diri, serta dua orang meninggal.
“Satu lagi dari kasek TK yang kami lantik,” imbuh pria asal Kediri Lobar ini. Dikatakan, mutasi sekaligus untuk penyegaran di sekolah tingkat SD dan SMP agar bisa menjalankan tugasnya seperti apa yang ditugaskan selama ini.
“Supaya semakin maju dan meningkatkan kualitas,” ucapnya.
Ditambahkan, kasek yang dilantik ini sudah memenuhi syarat yakni kualifikasi S1 dan sudah mendapat tunjangan profesi guru (TPG).
“Selain itu sudah mengikuti cakep,” terangnya.
Ilham berharap, kasek baru bisa menjalankan aktivitas di sekolah dengan baik dan lancar, terutama dalam pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM).
Disamping itu, bisa mempertanggungjawabkan bantuan yang ada di sekolah seperti dana BOS, BSD, dan sebagainya. (jay/r11)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar